PKS : Islam-Politik Satu Kesatuan

Kunjungan Presiden PKS ke IBF
May 4, 2017
Sohibul Iman Menjadi Pembicara Kunci Sosialisasi 4 Pilar di Jambi
May 15, 2017

PKS : Islam-Politik Satu Kesatuan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperingati milad ke-19 dalam bentuk Gelar Budaya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Ahad (30/4). Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman, mengatakan perjalanan 19 tahun PKS mengajarkan eksistensi hidup sebuah organisasi ditentukan oleh kemampuan organisasi itu membaca tanda kehidupan. Yaitu memaknai tanda sebagai isyarat dari Yang Maha Kuasa kepada hambaNya. Menurutnya, jelang milad ke-19 PKS, banyak tanda kehidupan yang fenomenal mengundang perhatian nasional dan internasional. Misalnya kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta yang menyimpan beberapa makna. Pertama, kemenangan itu menegaskan Islam dan politik satu kesatuan tak terpisahkan.

Mantan anggota DPR RI ini menegaskan politik adalah bagian dari Islam. Sebab, Islam melingkupi seluruh sektor kehidupan, tidak hanya terbatas di sudut masjid, acara pernikahan atau ritual pemakaman semata. “Islam harus hadir menjadi solusi bagi kepentingan dan kemaslahatan publik,” tutur Sohibul. Makna kedua adalah kemenangan Anies-Sandi bukan hanya kemenangan mereka dan partai pendukung semata. Ini dinilai sebagai kemenangan rakyat DKI Jakarta. Makna ketiga, kemenangan Anies-Sandi menunjukkan Islam, kebhinekaan, dan kebangsaan adalah takdir sejarah bangsa Indonesia. Ketiganya berjalan dan seiring, bukan untuk dipertentangkan. “Keberpihakan Islam pada kebangsaan dan kebhinekaan adalah fakta sejarah,” tegas dia.

Pada gelaran puncak Milad ke-19 PKS yang dimulai sejak siang, tampak hadir Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, dan Ketua FPKS DPR RI Jazuli Juwaini. Milad PKS ke-19 kali ini mengusung tema “Berkhidmat untuk Indonesia”. Beberapa tokoh nasional juga turut hadir. Antara lain, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama, dan Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, anggota DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta GKR Hemas, dan Ketua DKPP Jimly Ashiddiqie. Selain itu, turut datang memenuhi undangan beberapa politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

 

Sumber : Koran Republika Edisi 2 Mei 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *